BOleh Dilihat, klik yuk :)
|.:HaNi-Smile:.|
|.:Eramuslim:.|
|.:al-dakwah:.|
|.:Dudung eui:.|
|.:Hidayutullahu:.|
|.:Google:.|
|.:liputan 6:.|
|.:buat kartu:.|
|.:Kafe_Muslimah:.|
|.:Mail Yahoo:.|
|.:Pesantren:.|
|.:Muslim Ok:.|
|.:Alumni:.|
|.:Blog:.|
AKU adalah Aku
Hanyalah seorang anak manusia yang lemah tanpa daya dan kekuatan kecuali dengan pertolonganNYA. Ku hanya ingin terus berlari mengejar yang ingin kugapai dengan menggapai Ridho Rabbku.
Ya Rabb... terangilah jalan hidupku dgn sinarMU yang terang agar ku tak tersesat dan jauhkanlah aku dari sesuatu yang membuatMu murka kepada diri ini.
Celotehku
Kini aku sedang menyusuri sebuah perjalanan. Aku tak tahu sampai kapan perjalananku ini akan usai, tp pasti akan usai suatu hari nanti. Teruslah berjalan dgnmenaati rambu-rambu Allah SWT dan RosulNYA agar tercapai apa yang ku inginkan dan Ridho Allah selalu bersamaku!! Aminn
..::Kumpulan HADIST::.
"Jk kamu berada di sore hari, jgn kau tunggu pagi hari.Dan jk kau berada di pagi hari, jgnlah menunggu sore hari.Ambillah persiapan saat engkau sehat utk menghadapi masa sakitmu & saat hidupmu utk sesudah kematianmu" (HR.Bukhari)
"Lihatlah orang yang berada di bwahmu& jgn melihat org yg ada di atasmu.Krn demikian itu lbh tepat,agr km tdk meremehkan nikmat karunia Allah kpdmu" (HR.Bukhari, Muslim)
"Tiada sesuatu yg lbh berat dlm timbangan seorg mukmin di hari kiamat daripada akhlak yang baik. Dan Allah membenci org yg keji mulutnya dan perbuatannya" (HR.Tirmidzi)
"Barangsiapa ingin murah rezeki & panjang umurnya, maka hendaklah memperera tali hubungan silaturrahim" (HR.Bukhari)
..::Coretan Kecilku::..
++ Dalam hidup ini, bukanlah nafsu yg mengendalikannya. Akal dan hati berhak sbg kemudinya. Qur'an dan asSunnah sbg penunjuk arah utk mencapai tujuan Haqiqi. Just Allah is our Power!!
++ Hari ini mgkn masih merasakan aroma dunia. Tapi tidak tahuutk yg akan dtg. Ingatlah selalu kpd ALLAH, jgn sampai terlena oleh nikmat semu dunia fana ini. Ingatlah akherat nanti yang abadi.
++ Dakwah itu gak selamanya akan berjalan mulus, pasti akan ada batu penghalangnya. Yakinkan pada diri kita, kalau kita dpt menyingkirkan batu tsb dgn mempererat Ukhuwah Islamiah kita!!
..:: Tausiyah ::..
Sebesar besar keuntungan di dunia adlh menyibukkan dirimu setiap waktu pada aktivitas yg akan memberikan manfaat paling banyak di hari akhir.
Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya daripada kematian krn menyia-nyiakan waktu dpt memutus kamu dari Rahmat ALLAH dan hari akhir, sdgkan Kematian memutuskanmu dari dunia dan penghuninya.
(by: Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)
Sahabatku yang telah silaturrahmi sejak juni 2005
Hit Counter
|
 |
Sunday, August 30, 2009
Mempercantik wajah dengan TAHAJUD
Siapa yang tidak ingin tampil cantik? Kecantikan merupakan merupakan
satu hal yang sangat diinginkan oleh para wanita. Mereka para kaum Hawa
itu banyak yang telah mencoba berbagai kiat, baik dengan menggunakan
berbagai kosmetik, pemutih atau menggunakan lulur, ekstrak bengkoang
dan lain-lain agar wajahnya putih alami dan berseri.
Terlepas
dari keberhasilan semua trik-trik di atas yang notabene masih
dipertanyakan terlebih lagi mengandung zat-zat kimia yang berbahaya,
kenapa tidak menggunakan kiat yang satu ini?
Apa kiatnya? Yaitu shalat tahajjud di malam hari.
Berkata
Imam Ibnul Qayyim, Sesungguhnya shalat malam itu dapat memberikan sinar
yang tampak di wajah dan membaguskannya Ada sebagian istri yang
memperbanyak pelaksanaan shalat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka
mengenai hal tersebut, mereka menjawab, Shalat malam itu dapat
membaguskan wajah dan kami senang jika wajah kami menjadi lebih
bagus.Demikian yang dituliskan oleh Mahmud Mahdi Al-Istanbuli di
bukunya Kado Perkawinan halaman 312 ketika mengutip perkataan Ibnul
Qayyim di buku Raudha Ath-Thalibin. [1]
Perlu juga diingat bahwa kiat ini bukan cuma monopoli kaum Hawa saja, kaum Adam pun perlu juga menerapkannya.
Keutamaan Shalat Tahajjud Disamping
hikmah diatas yang bisa di dapat dari melaksanakan shalat malam, shalat
malam ini pun mempunyai keutamaan yang lain. Bahkan inilah yang lebih
penting.
1. Allah akan mengangkat ke tempat yang terpuji, dalilnya adalah "Dan
pada sebagian malam hari bertahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah
tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang
terpuji".(Al Israa : 79).
2. Shalat malam dapat mendekatkan diri kepada Allah dan dapat menghapuskan dosa, dalilnya adalah "Hendaklah
kalian melaksanakan shalat malam karena shalat malam itu merupakan
kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan
diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa".
(HR. Tirmidzi no. 3549, Al Hakim I/380, Baihaqi II/502. Dihasankan oleh
Syaikh Al Albani dalam Irwaa Al Ghalil II/199/no. 452). [2]
3. Kemuliaan orang beriman ada pada shalat malam Jibril
berkata, "Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan shalat
malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan
orang lain". (Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 831). [3]
Shalat
malam yang paling utama adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Pada
saat ini doa akan dikabulkan oleh Allah. Hal ini berdasarkan hadits
yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi pernah bersabda:
Allah
turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah
lalu berfirman, "Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan!
Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun
kepada-Ku tentu Aku ampuni.Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit".
(HR. Bukhari no. 145 dan Muslim no. 758). [4]
Bagaimana Agar Bisa Shalat Tahajjud? Shalat
malam termasuk ibadah yang berat, karena di saat kita terlelap dan
masih mengantuk maka kita harus bangun untuk shalat. Berikut beberapa
sebab agar kita dimudahkan untuk melaksanakan shalat malam.
1.
Berusaha untuk tidur di awal malam dan menjauhkan diri dari begadang.
Rasulullah membenci tidur sebelum Shalat Isyaa dan berbicara sesudah
Shalat Isyaa. [5]
2. Ketika akan tidur, perhatikan adab-adab
tidur, misalnya membaca doa sebelum tidur, membaca ayat kursi, membaca
dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah, membaca Surat Al Kaafirun,
dll. [6]
3. Tidur sebentar di siang hari
4. Meninggalkan kemaksiatan, dosa dan perbuatan bid’ah
5. Berkeinginan kuat untuk shalat malam
6.
Memasang jam beker. Bisa juga dengan saling membangunkan istri, suami,
dan keluarga. Bahkan bisa dengan saling membangunkan tetangga atau
teman dengan menelpon melalui handphone-nya. Saling berta’awun.
Semoga Dengan melaksanakan Perintah Allah ini sesering mungkin, Maka akan mempercantik diri Kita... Aminnn... ^_^
diambil dari FORSA (Forum annisa FULDFK)
Posted at 8/30/2009 10:26:07 am by coretan_hani
Permalink
Thursday, June 18, 2009
Ukhti.. Aq ingin kau kembali
bismillah....
-kisah ini adalah nyata- Ukhti , aku inget pertama kali ketika aku mengenalmu. Aku merasakan sekali ghiroh dakwahmu sangat besar.. engkau memilki adik2 mentoring yang cukup banyak Gerakmu lebih tinggi daripadaku.
Subhanallohu... pakainmu sangat rapi,.. kerudungmu lebar..deker tidak pernah ketinggalan. Untuk masalah ikhwan dan hati engkau pun insyaALLAh bisa menjaganya.
Jujur saat ini aku sedih dan sangat sedih melihatmu... engkau sudah memutuskan untuk memilih jalanmu sendiri.. tapi ukhti... engkau sudah sangat jauh dari kebiasan2mu yang dulu.. sudah banyak orang yang menanyakanmu padaku..
lemah dan lemah hati ini... aku ingin engkau kembali....
banyak sekali hikmah dari kisah ini : Lingkungan yang sholih akan membentuk kita juga menjadi seorang yg sholih/ah dan juga sebaliknya. Bukan berarti 'akhawat' di atas tidak menemukan lingkungan yg sholih,... hanya saja.... (afwan g bs sebut) Pilihlah teman2 yang sholih/ah Dekatkan selalu kita pada Rabb kita Ngaji dan ngaji... ngajilah yang rutin.. minimal sepekan sekali...
dan ISTIQOMAH itu MAHAL harganya. Semoga kita bisa istiqomah dalam beramal sholih. aamiin
Posted at 6/18/2009 8:28:59 pm by coretan_hani
Permalink
Tuesday, November 11, 2008
Jadilah aktivis Muslimah harapan Rosululohu
Menjadi wanita memang menyenangkan, apalagi wanita "Muslimah", sebab muslimah berarti wanita yang telah diseleksi oleh Allah untuk menerima hidayah-Nya dan menjalankan kehidupan sesuai dengan sunnah Rasul-Nya.
Rasulullah sebagai manusia pilihan Allah, sangat peduli terhadap muslimah. Beliau sangat menyayangi muslimah sehingga beliau berpesan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, "Tidaklah seorang muslim yang mempunyai anak dua orang perempuan kemudian ia berbuat baik dalam berhubungan dengan keduanya akan bisa memasukannya ke dalam surga."
Di masa beliau hidup kaum wanita merasakan angin segar dalam kehidupannya, setelah sebelumnya pada masa jahiliyah hidup teraniaya, tidak mendapatkan hak yang semestinya.
Kehidupan wanita muslimah saat itu boleh dikata beruntung dibandingkan dengan wanita sekarang pada umumnya. Karena muslimah relatif hidup dalam komunitas masyarakat yang memahami nilai Islam secara baik. Hidup mereka betul-betul tersanjung, karena mereka merasakan hidup sesuai fitrahnya.
Berbeda dengan situasi sekarang, ketika banyak wanita menuntut emansipasi, persamaan derajat. Boleh dikatakan kehidupan wanita sekarang berada ditengah komunitas masyarakat yang tidak memahami nilai-nilai Islam. Ini menyebabkan ketidaknyamanan dalam hidup mereka.
Sudah tentu wanita muslimah harus berupaya menghilangkan ketidaknyamanan tersebut. Caranya adalah dengan mulai mengaktifkan dirinya dalam pelaksanaan nilai-nilai Islam serta berupaya mengaktivisir wanita lain untuk beramal Islami.
Ustadz Faisal Maulawi, seorang Mufti Libanon, menyatakan, "Saatnya sekarang kondisi ummat sedang dalam keadaan bahaya, para wanita muslimah yang sholihah terjun untuk terlibat aktif dalam membentengi dan memperbaiki ummat."
Untuk menjadi muslimah yang disayang oleh Rasulullah SAW hendaknya diperhatikan empat hal berikut:
1. Faqihah Lidiiniha
Seorang muslimah hendaknya faqih (paham) terhadap din (agamanya). Selayaknya ia dapat membaca Al-Qur'an dengan baik dalam arti pas tajwid dan makhorijul hurufnya. Kemudian dapat membaca hadits dan selalu pula menjadi bacaan hariannya, karena dengan itu ia memahami keinginan Rasulnya untuk kemudian berusaha menyesuaikan kehidupannya sesuai dengan cara hidup Rasulullah SAW.
Setelah itu ia berusaha menyesuaikan kehidupannya sesuai dengan cara hidup Rasulullah SAW. Ia juga harus berusaha memperkaya diri dan wawasannya melalui belajar kepada seorang guru yang jujur dalam menyampaikan ilmunya, dan berusaha banyak membaca buku agama lainnya seperti tentang aqidah, akhlaq, fiqh, siroh, fiqh da'wah, Tarikh Islam, sejarah dunia dan ilmu kontemporer lainnya. Contoh muslimah yang menguasai ilmu-ilmu ini adalah Aisyah RA.
2. Najihah fi Tarbiyyati Auladiha
Seorang aktifis muslimah yang telah berkeluarga hendaknya mengupayakan kesuksesan dalam mendidik anaknya, bahkan bagi bagi seorang aktivis yang belum berkeluargapun seharusnya mempelajari bagaimana cara mendidik anak dalam Islam, karena ilmu tersebut fardhu 'ain, sehingga mempelajarinya sama dengan mempelajari wudhu, sholat, shoum, dan yang lainnya. Sehingga ia tahu betul cara mendidik anak dalam Islam yang nantinya anak-anak tersebut akan ia persembahkan untuk kejayaan Islam dan kaum muslimin. Insya Allah kelak ia akan menjadi Ibu yang sukses seperti Hajar dan Khadijah ra.
3. Muayyidah fi Da'wati Zaujiha
Sebagai aktifis amal Islami, kepedulian kita bukan hanya kepada masalah eksternal, mengupayakan pelaksanaan amal Islam terhadap orang lain, akan tetapi kepedulian terhadap aktifitas keluarga harus lebih diutamakan, misalnya memberikan motivasi amal Islami kepada anak, pembantu, juga suami.
Ia menjadi muslimah yang senantiasa menjadi motivator kebaikan suaminya, seperti Ummu Sulaim yang menikah dengan Abu Tholhah dengan mahar syahadat. Namun ketika Abu Tholhah wafat Rasulullah mensholatkannya sampai sembilan kali takbir, saking sayangnya Rasulullah kepada beliau karena tidak pernah absent dalam beramal dan berjihad bersama Rasul.
Hal ini ia lakukan karena selalu mendapat motivasi dari Ummu Sulaim, istrinya.
4. Naafi'ah Fi Tagyiiri Biiatiha
Ia selalu peduli terhadap lingkungannya, selalu membuka mata dan telinga untuk mengetahui kondisi lingkungannya, berusaha menjadi anashir tagyiir (unsure perubah) dalam lingkungannya, selalu mengupayakan lingkungannya menjadi lebih baik.
Contohnya Ummu Syuraik yang selalu mengelilingi pasar bila saat sholat tiba untuk mengingatkan penghuni pasar agar segera melaksanakan sholat dengan kalimatnya yang terkenal 'Assholah, Assholah!!!'
Demikian semoga dengan empat hal ini kita dapat menjadi aktifis Muslimah yang di cintai Rasulullah SAW. Amin. (Ustadzah Yoyoh Yusroh)[pk.or.id]
Posted at 11/11/2008 1:45:36 pm by coretan_hani
Permalink
Friday, October 17, 2008
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Wahai Mujahidah dakwah, sungguh telah kamu lalui waktumu menuju ALLOH, maka bersabarlah di atasnya.
Wahai tentara ALLOH, janganlah kamu sia-siakan amal shalih yang telah kamu kerjakan, bangunmu di waktu siang dan malam, juga kelelahanmu selama di jalan dakwah ini.
Sungguh cobaan itu seperti tamu, ia pasti berlalu…
Wahai kaki-kaki penopang kesabaran, teruslah BERGERAK!
Sungguh, waktu yang tersisa tinggal sedikit saja!
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Muslimah itu anugerah terindah di dunia...
Dia lembut tetapi tidak lemah..
Mempesona tetapi tetap bersahaja...
Dia mengerti bagaimana menjaga akhlaq dan kemuliannya
Itulah yang Membuatnya istimewa dibandingkan wanita lainnya..
Ilmunya mengangkatnya menjadi permata terindah dunia...
Semoga itu adalah, aku, kamu, dan kita semua... amien..
Posted at 10/17/2008 8:35:43 am by coretan_hani
Permalink
Thursday, October 16, 2008
Pls, Tutup Auratmu Cinta!!
Saudariku...
Aku sangat menyayangi kalian semua karena engkau adalah saudariku seaqidah…
Aku tidak tega jika di antara kita ada yang tersesat dari jalanNya..
Dan aku insyaalloh tidak akan bosan-bosannya untuk selalu mengingatkanmu, dan juga mengingatkan diriku, karena aku sangat mencintai kalian...
Saudariku...
Jujur, ketika ada salah seorang dari saudariku yang berpakaian –maaf- ketat, hati ini sangat sedih, dan ingin rasanya aku berlari secepat mungkin menujumu untuk segera menutupi tubuhmu dengan kain yang lebih longgar.
Saudariku, aku sangat memahami betul apa yang diinginkan wanita. Karena aku juga seorang wanita. Tapi bukan yang seperti ini, yang ALLOH minta.. bukan dengan menunjukkan bentuk tubuhmu di tempat umum, atau tempat yang bukan pada tempatnya.. ah, ingin rasanya menangis.... karena ada perasaan tidak tega , jika aurat saudariku seaqidah ini dinikmati oleh orang yang bukan mahromnya...
Saudariku...
Engkau memiliki suatu kemuliaan yang sangat besar dengan berjilbab.... jagalah izzahmu, saudariku... aku tidak ingin ada seorang pun yang meremehkanmu...
Tolong... berikan kecantikanmu –auratmu- hanya pada orang2 yang pantas melihatmu, yaitu:
1. suamimu
2. ayahmu (ayah, atau ayah dari ayahmu yakni kakekmu, dst)
3. ayah dari suamimu
4. putra-putramu (termasuk juga cucumu)
5. putra-putra (bawaan/dari) suamimu
6. saudara laki-laki kandungmu
7. saudara laki-laki sesusuan
8. putra-putra dari saudara kandung laki2mu
9. putra-putra dari saudara kandung perempuanmu
10. perempuan seaqidah
11. anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan (belum baligh)
12. hamba sahaya (saat ini sudah tidak ada lagi)
13. pelayan laki-laki tua yang tidak memiliki keinginan terhadap perempuan
14. paman, baik dari pihak ibu atau ayah
(Qs. An-Nur :31 dan Qs. An-Nisa’: 23)
Dan ingatlah, bahwasanya saudara sepupumu bukanlah mahrommu!!! Jadi tetap tutupi auratmu, ya cinta...
Aku yang selalu mencintaimu, karena ALLOH
Yogja,16 syawal 1429 H
With love,
HnF
Posted at 10/16/2008 8:43:26 am by coretan_hani
Permalink
Sunday, October 05, 2008
Teruntuk Akhawat Sholihah
Akhawat sholihah...
Seumpama kuntuman mawar surga
Anggun dibalik perisai ketegasan
Cantik dalam balutan rasa malu
Berbinar dalam tunduknya pandangan mata
Ia lembut meskipun tangguh
Ia mempesona meski tak tersentuh
Ia serahkan jiwa dan raga kepada Robbnya
dan suatu saat.. Kepada HATI yang diridhoi Tuhannya.. :)
pesan singkat dr mb Umi di FK UnCen -Papua- yang dirahmati ALLOH :)
Posted at 10/5/2008 8:43:45 pm by coretan_hani
Permalink
Saturday, September 27, 2008
Kepada Wanita perindu Syurga-Nya
bismillahirrohmaanirrohiim..
Dari ibnu 'Umar ra, bahwa Rosulullohu SAW bersabda : "Wahai kaum wanita, bershadaqohlah kalian dan perbanyaklah istighfar, sebab aku melihat kalian sebagai mayoritas penghuni neraka."
Seorang wanita bertanya : "Mengapa kami sebagai mayoritas penghuni neraka?"
Beliau SAW menjawab: "Sebab kalian itu banyak mengeluarkan kata-kata makian, tidak pandai berterima kasih kepada suami, dan aku tidak melihat ada manusia yang lebih kurang akal dan agamanya daripada kalian."
Dia bertanya lagi: "Apa bentuk konkrit kekurangan akal dan agama kami?"
Beliau menjawab: "persaksian 2 orang wanita sama dengan persaksian seorang laki-laki dan seorang wanita tidak sholat selama beberapa hari (ketika haid)" HR Muslim.
Semoga ALLOH melindungi kita dari siksa api neraka.
Amiin.. Amiin.. Ya Rabbal 'alamiin
Posted at 9/27/2008 10:12:48 am by coretan_hani
Permalink
Sunday, July 06, 2008
Katakanlah dg Bahasa CinTa
bismillahirrohmaanirrohiim..
katakanlah dengan bahasa hati , karena ia akan menimbulkan cinta
katakanlah dengan bahasa cinta, agar ia bisa menyentuh hati
semua kita lakukan karena ALLOH
suatu pengalaman bagi saya... ketika saya berinteraksi dengan temen2 akhawat kampus, utamanya pada temen2 yang satu amanah di dakwah kampus saya.
Mereka -temen2- begitu romantisnya ketika kami memanggil satu sama lain dengan bahasa penuh kasih sayang. suatu kata2, yang ketika amanah ini begitu berat kami emban, tapi tatkala ketika ada sapaan2 penuh cinta... semua terasa begitu ringan dan indah, serta ukhuwah terasa begitu cantiknya.... Subhanallohu..
Pernah suatu ketika, saya meminta tolong kepada salah seorg akhawat agar bisa membantu tugas saya., yg saya rasa sy sudah merasa pada titik klimaks. Tapi kata2 yang dy berikan sangat singkat yaitu , "siap cinta! :) "
itu adalah salah satu dari sekian banyak bahasa2 cinta....
Bahasa cinta bisa kita gunakan pada siapa pun... asal tepat penggunannnya dan diniatkan karena ALLOH. salah satu penggunaan Bahasa cinta bisa kita gunakan pada objek dakwah kita, sbg salah satu magnet penyentuh hati.. :)
Bukankah rosulullohu jg mengajarkan pada kita untuk berkasih sayang pada saudaranya, "Barangsiapa memandang saudaranya dengan kasih sayang niscaya ALLOH akan mengampuni dosa-dosanya."
by : Hanifah
jogja, 6 juli08, at my bed
Posted at 7/6/2008 7:09:33 pm by coretan_hani
Permalink
Saturday, June 07, 2008
Makna Kekalahan
Ustadz Sayyid Quthub rahimahullah berkata: "Dan pertolongan kadang terlambat datang bagi orang-orang yang didholimi dan diusir dari negeri mereka dengan tidak benar hanya karena mereka mengatakan : Robb kami adalah Allah ta’ala , maka keterlambatan ini ada hikmah yang Allah ta’ala kehendaki:
Kadang keterlambatan itu disebabkan karena bangunan umat yang beriman itu belum matang, belum sempurna, belum terkumpul kekuatannya dan semua kelompok dan perkumpulan belum bersiap dan berkumpul untuk mengetahui sejauh mana kekuatan dan potensi yang ada padanya, seandainya ia mendapatkan kemenangan ketika itu pasti ia akan kehilangan kemenangan itu karena ia tidak mampu menjaganya dalam waktu yang lama.
Dan kadang kemenangan itu terlambat sampai umat yang beriman itu mengerahkan segala kekuatan dan harta yang ia miliki, sehingga tidak tersisa lagi sesuatu yang besar atau yang mahal kecuali telah ia persembahkan secara murah dan ringan di jalan Allah ta’ala.
Dan kadang kemenangan itu terlambat sampai umat yang beriman itu mencoba seluruh kekuatannya, sehingga dia memahami semua kekuatannya itu saja tanpa bantuan dari Allah ta’ala tidak bisa menjamin kemenangan, hanyasanya kemenangan itu turun dari Allah ta’ala ketika ia mengerahkan segala kekuatannya kemudian dia menyerahkan segala urusannya kepada Allah ta’ala.
Dan kadang kemenangan itu terlambat supaya menambah hubungan umat yang beriman itu dengan Allah ta’ala, dia menderita merintih dan mengerahkan segalanya, namun tidak mendapatkan bantuan kecuali Allah ta’ala dan tidak ada tempat mengadu ketika susah kecuali kepadaNya saja, dan hubungan ini adalah jaminan pertama untuk istiqomahnya di atas manhaj setelah mendapatkan yang Allah ta’ala ijinkan untuk ia raih, maka ia tidak akan melampaui batas dan tidak pula berbelok dari kebenaran, keadilan dan kebaikan yang dengan lantaranya ia mendapat kemenangan dari Allah ta’ala.
Dan kadang kemenangan itu terlambat lantaran umat yang beriman itu belum memurnikan perjuangannya dan pengorbanannya untuk Allah ta’ala dan untuk dakwahnya, maka ia berperang untuk mendapatkan ghonimah, atau ia berperang karena fanatik kepada kelompok tersebut, atau ia berperang karena keberaniannya di depan musuh-musuhnya, sedangkan Allah ta’ala menghendaki bahwa perang itu hanyalah untuk Allah ta’ala semata dan di jalanNya semata, bersih dari perasaan-perasaan lain yang menyertainya. Sebagaimana kemenangan itu kadang terlambat karena masih tersisa kebaikan pada kejelekan yang dilawan oleh umat yang beriman itu, Allah ta’ala ingin memurnikan kejelekan itu sehingga ia benar-benar jelek sehingga ia hancur sendirian tidak sedikitpun kebaikan yang ikut hancur.
Dan kadang kemenangan itu terlambat karena kebatilan yang diperangi oleh umat yang beriman itu belum tersingkab kedustaannya secara sempurna, sehingga kalau kalau orang-orang beriman menang kebatilan itu masih mempunyai pembela dari orang-orang yang tertipu ia belum puas dengan kerusakan dan hancurnya kebatilan itu, lalu ia masih mengakar di dalam jiwa orang-orang yang tidak bersalah yang belum menyadari permasalahan yang sebenarnya. Maka Allah ta’ala menghendaki untuk membiarkan kebatilan sampai tersingkap secara jelas bagi manusia dan ia pergi tanpa ada yang menyayangkannya.
Dan kadang kemenangan itu terlambat karena lingkungan tidak cocok untuk menerima kebenaran, kebaikan dan keadilan yang dilaksanakan oleh umat yang beriman itu, maka kalau ia mendapatkan kemenangan ketika itu ia akan mendapat pertentangan dari lingkungan yang tidak bisa hidup tenang bersamanya, maka permusuha terus berlangsung sampai jiwa –orang-orang yang berada di sekitarnya siap menerima kebenaran yang menang dan siap menerima keberadaannya.
Oleh karena itu semua, juga karena yang lainnya yang hanya Allah ta’ala yang mengetahui, kadang kemenangan itu terlambat lalu berlipatlah pengorbanan dan berlipatlah kepedihan sedangkan Allah ta’ala membela orang-orang yang beriman dan memberi kemenangan kepada mereka pada akhirnya nanti.
Dan kemenangan itu memiliki beban dan tanggungan ketika Allah ta’ala telah mengijinkannya setelah memenuhi sebab-sebabnya dan membayar harganya, dan mempersiapkan kondisi sekitarnya untuk menerima dan membiarkannya, (Sesungguhnya Allah ta’ala pasti menolong orang yang menolong (agama) -Nya. Sesungguhnya Allah ta’ala benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma`ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah ta’ala-lah kembali segala urusan.) Maka janji Allah ta’ala itu kuat dan pasti terjadi yang Ia tidak akan mungkin mengingkari untuk menolong orang yang menolongNya…." (Fii dlilalil qur'an, tafsir surat al-hajj ayat 40)
kiriman email dr seorg teman..
Posted at 6/7/2008 7:41:06 pm by coretan_hani
Permalink
Thursday, May 15, 2008
FSLDK Tolak Film Berbau Pornografi
Rabu, 14 Mei 08 07:50 WIB
Akhir-akhir ini jumlah film bergenre komedi sensual merebak kembali dikalangan masyarakat, sebut saja seperti XL (Extra large), Tali Pocong Perawan, DO (Droup Out), dan My Name is Dick. Film bergenre komedi sensual berbau pornografi yang terbaru dan akan segera dirilis pada 15 Mei 2008 adalah film Mau Lagi (ML).
Film yang mengumbar banyak adegan syur dan adegan ciuman yang cukup vulgar dan seronok ini sedang mendapat sorotan yang tajam dari masyarakat karena dianggap bernuansa pornografi. Walaupun sudah ada rating jelas untuk 17 tahun ke atas, namun tetap saja dengan banyaknya adegan yang seronok maka dikhawatirkan akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan remaja.
Maraknya film-film berbau pornografi akhir-akhir ini ternyata tidak mendapat tanggapan tegas dari pemerintah. Kondisi yang demikian membuat para sutradara dan produsen film bebas berekspresi membuat film-film semau kehendaknya dan melupakan norma-norma dan peraturan yang ada.
Jarang sekali kita temui ada sutradara yang membuat film yang mendidik dan bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat. Yang sering kita jumpai adalah sebaliknya, film-film berbau mistik yang sangat tidak rasional, film remaja yang mengisahkan tentang cinta ”monyet” yang kerap kali dibumbui perselisihan dan pertengkaran, dan satu lagi film yang tidak mendidik yaitu film-film bernafaskan pornografi dan pornoaksi. Hampir semua film-film produksi bangsa kita bisa dikatakan junk film (film sampah) atau seperti ”tong kosong nyaring bunyinya” karena tidak ada hikmah/pelajaran yang bisa diambil dari film itu.
Masih adakah film buatan negeri yang edukatif dan bermanfaat? Jawabannya adalah mungkin ada, tetapi amat sangat sedikit sekali. Menurut pandangan kami, rendahnya moral para pembuat maupun penikmat film-film berbau pornografi berhubungan dengan pendidikan yang mereka peroleh.
Setidaknya ada 3 (tiga) faktor yang menyebabkan degradasi moral para pemuda, yaitu kurangnya pendidikan moral dan agama di sekolah-sekolah dan kampus-kampus, kurangnya perhatian orang tua dalam mendidik anak-anaknya khususnya dalam bidang agama dan akhlak (budi pekerti), dan lingkungan serta pergaulan sehari-hari yang tidak baik dan kondusif. Ini merupakan masalah yang sangat serius dan harus ada tindakan tegas dari pemerintah dan pohak-pihak yang bersangkutan. Pendidikan yang bermoral dan bekualitas adalah kekuatan besar kita untuk menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang unggul dan bermartabat.
Oleh karena itu, kami Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) mengajukan 7 (tujuh) sikap kami sebagai berikut:
1. Menolak dengan tegas atas diterbitkannya film ML
2. Mendesak kepada MUI, LSF, KPI beserta lembaga-lembaga yang terkait untuk melarang peredaran film yang berbau pornografi dan melakukan penyensoran secara ketat terhadap sebuah film yang akan beredar
3. Mendesak kepada pemerintah untuk segera mengesahkan Undang-Undang Pornografi dan Pornoaksi dan membuat Perda Syari’at
4. Menghimbau kepada pemerintah untuk memperbaiki sistem pendidikan dengan menambah porsi pelajaran agama atau menggalakkan program mentoring pendidikan agama di sekolah-sekolah atau di kampus-kampus.
5. Menghimbau kepada para sineas film untuk membuat film-film yang mendidik dan berkualitas.
6. Menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk tidak menonton film-film yang berbau pornografi karena akan berdampak pada hal-hal yang negatif
7. Menghimbau kepada masyarakat terutama orang tua agar lebih ketat dan memprioritaskan pendidikan agama terutama akhlak dan pergaulan kepada anak-anaknya.
Demikian pernyataan sikap kami. Semoga Negeri ini selalu menjadi Negeri yang unggul dan bermartabat. Amin...
Dhani Setiawan (Ketua Puskomnas Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus)
sumber : eramuslim.com
Posted at 5/15/2008 6:47:40 am by coretan_hani
Permalink
|